English English Bahasa Indonesia Indonesia
20 July 2026
Finding My Calling
20 July 2026

LEAD Center STTB Gelar Seminar Finding My Calling untuk Percepatan Karya Misi

Bandung, 22 Juli 2026 – Sebanyak 62 peserta yang terdiri dari calon hamba Tuhan, hamba Tuhan, guru-guru Kristen, hingga orang tua, berkumpul di Aula Lantai 7 Gedung Sekolah Tinggi Teologi Bandung (STTB) untuk mengikuti seminar pelatihan Finding My Calling. Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Juli 2026 ini, diselenggarakan oleh LEAD Center STTB dengan pembicara utama Bapak Johan Setiawan, M.C.M., M.Pd. .

Seminar ini bertujuan untuk memperlengkapi para pemimpin dan pengajar agar mampu menolong jemaat atau murid yang sedang menggumuli panggilan hidupnya. Dalam sambutannya, Johan Setiawan menekankan bahwa setiap orang dirancang oleh Tuhan untuk terlibat dalam misi-Nya, dan penting bagi para pemimpin untuk memiliki strategi yang tepat dalam membimbing generasi penerus .

“Finding My Calling adalah eksplorasi pola untuk mengenali panggilan Tuhan. Kita tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga memberikan alat (tools) bagi para pembina untuk menolong orang lain menemukan tempat mereka dalam tubuh Kristus dan di tengah dunia,” seperti yang disampaikan oleh Johan Setiawan di hadapan peserta yang didominasi oleh perwakilan dari bidang pendidikan dan pelayanan gereja. Ia menambahkan bahwa kerangka pelatihan ini berfokus pada tiga aspek utama, yaitu Keterbebanan, Kemampuan, dan Kepribadian, yang dikenal dengan istilah “3K” atau yang setara dengan konsep S.H.A.P.E. .

Ketua pelaksana kegiatan menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi. Awalnya direncanakan hanya untuk 14 mahasiswa STTB angkatan 2025, namun animo yang besar membuat panitia membuka pendaftaran lebih luas sehingga jumlah peserta melonjak hingga 62 orang. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari lembaga pendidikan seperti Kalam Kudus, Trimulia, dan Bintang Mulia, hingga para pekerja lapangan di bidang misi dan universitas .

Selama tiga hari, peserta dibagi ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan hasil eksplorasi pribadi mereka. Metode pelatihan ini dirancang secara interaktif, mulai dari sesi pengajaran di kelompok besar, eksplorasi pribadi melalui kuesioner, hingga sharing dalam kelompok kecil. LEAD Center juga menyediakan berbagai perangkat penunjang, seperti video pengajaran dan modul digital yang dapat diakses melalui Google Drive, sehingga materi dapat langsung diimplementasikan di gereja, sekolah, atau komunitas masing-masing.

Salah satu momen yang menarik perhatian adalah aktivitas pemetaan awal dengan kuesioner “This or That” dan “My Favorite Things”, yang bertujuan untuk mencairkan suasana sekaligus menjadi simulasi awal bagi peserta tentang bagaimana mengidentifikasi minat dan bakat. Tujuan akhir dari pelatihan ini adalah untuk melipatgandakan “pekerja” yang siap pakai, bukan hanya pemelihara rutinitas, melainkan individu yang sungguh-sungguh menjadi garam dan terang dunia di bidangnya masing-masing.

Dengan terlaksananya seminar ini, STTB melalui LEAD Center berharap dapat terus menjadi pusat edukasi nonformal yang memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, sesuai dengan Amanat Agung.