English English Bahasa Indonesia Indonesia
KATEGORI

Format

Disciplesight (Discipleship Insight) STTB:  Figital Discipleship

Disciplesight (Discipleship Insight) STTB: Figital Discipleship

Pemuridan penting karena kita ingin orang-orang Kristen menjadi pengikut Kristus yang berkomitmen penuh. Pemuridan membantu orang percaya untuk bertumbuh dalam iman mereka, bertumbuh dalam kedewasaan dan kebijaksanaan, dan membangun iman mereka di atas fondasi yang kuat sehingga mereka kemudian dapat memuridkan dan memimpin orang lain menuju Kristus.

Disciplesight adalah sebuah seri video yang mensharingkan insight-insight praktis mengenai pemuridan. Kiranya Disciplesight dapat menjadi saluran berkat dan menolong mereka yang melayani pemuridan di manapun berada.

Dalam topik yang pertama disciplesight membahas mengenai pemuridan Figital, sebuah metode untuk bisa memuridkan secara digital dan fisik. Mau tahu pembahasan singkatnya? Yuk ikuti Disciplesight pertama ini bersama Johan Setiawan, MCM, M.Th.

To The Lord, The Best, The Greatest!

Integrasi Iman dan Ilmu: Menuju pendekatan yang lebih holistik

Integrasi Iman dan Ilmu: Menuju pendekatan yang lebih holistik

Integrasi iman dan ilmu atau umum dikenal dengan istilah integration of faith and learning (selanjutnya disingkat integrasi) adalah topik yang popular di kalangan pendidik Kristen, baik di ranah pendidikan dasar maupun perguruan tinggi. Integrasi tidak lagi sekedar ide ataupun konsep abstrak, tetapi para tokoh dan pendidik Kristen berusaha menerjemahkannya ke dalam pembelajaran di kelas

Bincang Rame: Menemukan Panggilan Hidupku

Bincang Rame: Menemukan Panggilan Hidupku

Untuk apa aku diciptakan? Apa arti hidupku? Apa sebenarnya panggilan hidupku? Apakah aku harus menjadi Hamba Tuhan di gereja atau di ladang misi pedalaman untuk melayaniNya? Bagaimana kalau aku ingin jadi pendidik, pengacara, ‘chef’, ‘tour guide’, pengusaha dan lainnya? Kita percaya bahwa kita diciptakan untuk memuliakan Tuhan dengan cara yang sangat unik dan eksklusif. Panggilan bukanlah rekrutmen pekerjaan; ini adalah sebuah kehormatan dan rencana terbaik yang Tuhan titipkan dan tawarkan kepada kita agar hidup kita menjadi bagian dari rencana agungNya di tengah dunia. Nah, kalau begitu bagaimana kita menemukan panggilan hidup kita? Yuk, kita ngobrol dengan para nara sumber dari latar belakang keluarga, pendidikan, pekerjaan dan pelayanan yang berbeda tetapi punya yang satu visi yang sama; untuk memuliakan Tuhan di ‘marketplace’ yang Tuhan sediakan bagi mereka. 

Pendidikan Teologi Di Tengah Dunia Yang Sedang Berubah

Pendidikan Teologi Di Tengah Dunia Yang Sedang Berubah

Kita hidup di tengah dunia yang terus berubah, karena perkembangan adalah bagian dari rancangan Allah bagi dunia ciptaan-Nya (Kej 1:27-28). Demikian juga perkembangan teknologi berpengaruh pada pendidikan teologi di sepanjang zaman hingga di era digital saat ini. Pada saat yg sama kita juga hidup di tengah dunia yang dari waktu ke waktu mengalami disruption karena tatanan shalom yang terkoyak setelah manusia jatuh dalam dosa (Kej 3). Bencana alam, peperangan, dan wabah penyakit seringkali mempengaruhi refleksi teologis dan proses pendidikan teologi di sepanjang zaman.

Menghadirkan Blended Learning dalam Pendidikan Teologi

Menghadirkan Blended Learning dalam Pendidikan Teologi

Merebaknya pandemi Covid-19 awal tahun 2020, siapakah yang telah memprediksinya? Tak seorang pun. Kita semakin disadarkan bahwa memang kita sedang berada dalam era disruptif yang disebut V.U.C.A. (Volatility = kondisi bergejolak; Uncertainty = ketidakpastian; Complexity = kompleksitas; dan Ambiguity = ketidakjelasan). Satryo Soemantri Brodjonegoro (2020) mengatakan bahwa sejak pandemi seluruh tatanan kehidupan diluluhlantakkan dan tatanan pembelajaran berubah total dari konvensional menjadi online. Perubahan serentak ini tentunya tidak disertai dengan kesiapan dari pihak pendidik—guru, dosen, dan orangtua, bahkan peserta didik. Ada yang mempopulerkan singkatan O2O (Offline to Online) di masa pandemi. Apakah akan menjadi terbalik (Online to Offline) saat memasuki new normal?